“Kami meminta agar pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran untuk Bimtek agar pekerja kita dibekali negotiation skill yang baik. Kita harus bertransformasi menjadi organisasi yang modern, profesional, dan berakhlak. Budaya lama harus ditinggalkan, tidak boleh ada lagi kekerasan fisik, pekerja harus beretika di lapangan,” pungkas Febri memberikan arahan kepada kader-kadernya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Paluta AKBP Dhery Fajariandono, mewakili Kajari Paluta Yunita Pasaribu, Anggota DPRD Paluta Habibi P Harahap, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan jajaran pengurus dan anggota FSPTSI-KSPSI Kabupaten Paluta.
Baca Juga:
Kabel Listrik PLN ini Menempel di Atap seng Rumah Warga.
[Redaksi: Roi]